Latest news

Pengadilan Militer I-02 Medan Melaksanakan Sidang Secara Virtual Dimasa Pandemi

No comments

 

Selasa, 20 Oktober 2020.

Pengadilan Militer I-02 Medan melaksanakan persidangan secara virtual an. Terdakwa Praka Marten Priadinata Candra dengan nomor perkara : 50-K/PM.I-02/AD/IX/2020. Terdakwa didakwa oleh Oditur Militer dengan dakwaan Primer : Pasal 340 ayat (1) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Subsideir : Pasal 338 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

yaitu :

”Primeir : Barangsiapa sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, yang dilakukan secara bersama-sama”

”Subsideir : Barangsiapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain yang dilakukan secara bersama-sama”.

Adapun agenda sidang hari ini adalah pemeriksaan saksi, yang mana tempat kejadian perkara dan alamat para saksi adalah berada di  Sibolga sehingga untuk pemeriksaannya dilakukan secara virtual untuk merespon pandemi saat ini. ada sebanyak 5 (lima) orang saksi yang diperiksa antara lain 1. Samaria Magdalena Simatupang 2. Winda Nopi Yanti Simanjuntak (saksi sipil yang juga sebagai tersangka yang ditahan di Lapas Sibolga) 3.Antonius Zebua 4. Eva Setiawati Gulo 5. Zulkifli Harefa.

Dalam persidangan ini berjalan dengan lancar walau ada sedikit kendala khususya pada jaringan internet yaitu dalam hal suara terkadang tidak kedengaran namun secara umum dapat berjalan dengan lancar. adapun para saksi tersebut berada di Lapas Sibolga yang juga di fasilitasi oleh Lapas Sibolga yang bekerja sama dengan petugas Denpom Sibolga serta Oditur Militer I-02 Medan.

   

Dan di persidangan ini juga dilakukan pemeriksaan barang bukti. Dimana barang bukti tersebut terdiri dari 1 unit Sepeda Motor Vario, 1 unit HP Redmi, 1 batang besi ulir dengan panjang 50 cm dan beberapa berkas pendukung untuk pemeriksaan seperti hasil tes DNA, foto tulang tengkorak dan foto pakaian yang digunakan korban.

  

Admin.

dilmil medanPengadilan Militer I-02 Medan Melaksanakan Sidang Secara Virtual Dimasa Pandemi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *